Wednesday, March 7, 2012

Sekadar coretan semata-mata II

Aku merenung jendela mata yang melihat,
Terpampang seribu rahsia sebulat harapan,
Senyuman tersadai penuh pengertian,
Pandangan sinis serong ditepis,
Percaturan hidup berlangsung,
Kelibat manusia seringkali muncul,
Musibah menimpa tanpa undangan,
Liciknya bersandiwara mempersendakan jiwa,
Sanubari tidak pernah puas akan apa yang ada,
Semakin disorong, maka semakin ditadah,
Endah itu ya, ingin tahu itu tidak,
Keraskan hati berpaut pada duri,
Biar luka di jemari parah namun di hati jangan sesekali..

No comments:

Post a Comment